Bahu merupakan salah satu sendi yang memiliki ruang gerak paling luas pada tubuh. Karena sering digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, bahu juga rentan mengalami cedera maupun gangguan kesehatan. Salah satu keluhan yang cukup sering dialami adalah bahu kanan sakit.
Nyeri pada bahu kanan dapat muncul secara tiba-tiba maupun berkembang secara bertahap. Penyebabnya pun beragam, mulai dari cedera otot, peradangan tendon, gangguan sendi, hingga kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.
Dikutip dari Alodokter, sakit pundak sebelah kanan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti cedera otot, tendinitis, bursitis, bahu beku (frozen shoulder), hingga gangguan pada organ tertentu. Penanganannya bergantung pada penyebab yang mendasarinya, sehingga pemeriksaan oleh dokter mungkin diperlukan apabila keluhan berlangsung lama atau semakin berat.
Lalu, apa saja penyebab bahu kanan sakit yang sering tidak disadari? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Penyebab Bahu Kanan Sakit?
Bahu kanan sakit bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang dapat disebabkan oleh berbagai gangguan pada otot, tendon, sendi, tulang, saraf, maupun organ di sekitar bahu.
Keluhan ini dapat terasa ringan hingga berat. Sebagian orang hanya merasakan pegal saat menggerakkan lengan, sedangkan yang lain mengalami nyeri hebat hingga kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.
Untuk menentukan penyebabnya, dokter biasanya akan mempertimbangkan lokasi nyeri, lama keluhan, riwayat cedera, serta gejala lain yang menyertai.
Penyebab Bahu Kanan Sakit yang Sering Terjadi

Berikut beberapa penyebab bahu kanan sakit yang paling sering ditemukan.
1. Cedera Otot atau Ligamen
Cedera akibat mengangkat beban berat, olahraga, atau gerakan berulang dapat menyebabkan otot maupun ligamen di sekitar bahu mengalami peregangan atau robekan ringan sehingga menimbulkan nyeri.
2. Tendinitis
Tendinitis adalah peradangan pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang. Kondisi ini sering terjadi akibat penggunaan bahu secara berlebihan (overuse).
3. Bursitis
Bursitis merupakan peradangan pada bursa, yaitu kantong kecil berisi cairan yang berfungsi mengurangi gesekan di sekitar sendi. Peradangan ini dapat menyebabkan bahu terasa nyeri, bengkak, dan sulit digerakkan.
4. Frozen Shoulder
Frozen shoulder atau bahu beku menyebabkan sendi bahu menjadi kaku dan sulit digerakkan. Kondisi ini biasanya berkembang secara bertahap dan dapat berlangsung selama beberapa bulan.
5. Osteoartritis
Seiring bertambahnya usia, tulang rawan pada sendi dapat mengalami kerusakan. Akibatnya, sendi bahu menjadi nyeri, kaku, dan terkadang mengeluarkan bunyi saat digerakkan.
6. Gangguan pada Organ Lain
Pada beberapa kasus, nyeri bahu kanan juga dapat dipicu oleh gangguan pada organ tertentu, seperti kantong empedu, hati, maupun kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, keluhan bahu kanan yang disertai gejala lain tidak boleh diabaikan.
Faktor Risiko Bahu Kanan Sakit

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami nyeri pada bahu kanan, antara lain:
- Aktivitas yang melibatkan gerakan bahu berulang.
- Mengangkat beban yang terlalu berat.
- Cedera akibat olahraga atau kecelakaan.
- Bertambahnya usia.
- Postur tubuh yang kurang baik.
- Memiliki riwayat penyakit sendi.
- Diabetes, yang dapat meningkatkan risiko frozen shoulder.
Mengetahui faktor risiko tersebut dapat membantu Anda mengambil langkah pencegahan sejak dini agar keluhan tidak semakin parah.
Cara Mengatasi Bahu Kanan Sakit
Penanganan bahu kanan sakit bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Pada kasus yang ringan, keluhan biasanya dapat membaik dengan perawatan mandiri. Namun, apabila nyeri berlangsung lama atau disebabkan oleh kondisi tertentu, pemeriksaan dan penanganan dari dokter mungkin diperlukan.
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan nyeri bahu kanan antara lain:
Istirahatkan Bahu
Kurangi aktivitas yang melibatkan gerakan bahu secara berulang atau mengangkat beban berat agar jaringan yang mengalami cedera memiliki waktu untuk pulih.
Kompres Dingin atau Hangat
Kompres dingin dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan pada fase awal cedera. Sementara itu, kompres hangat dapat membantu meredakan kekakuan otot setelah peradangan mulai berkurang.
Lakukan Peregangan Ringan
Latihan peregangan atau latihan rentang gerak (range of motion exercise) dapat membantu menjaga fleksibilitas sendi bahu. Namun, lakukan secara perlahan dan hentikan apabila nyeri semakin berat.
Gunakan Obat Sesuai Anjuran Dokter
Pada kondisi tertentu, dokter dapat memberikan obat pereda nyeri, obat antiinflamasi, atau terapi lain sesuai penyebab bahu kanan sakit.
Menurut Halodoc, penanganan bahu kanan sakit disesuaikan dengan penyebabnya. Selain istirahat dan menghindari aktivitas yang memperparah nyeri, dokter dapat menyarankan fisioterapi, pemberian obat, maupun tindakan medis apabila diperlukan.
Cara Mencegah Bahu Kanan Sakit
Tidak semua penyebab bahu kanan sakit dapat dicegah. Namun, beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mengurangi risikonya:
- Lakukan pemanasan sebelum berolahraga.
- Gunakan teknik yang benar saat mengangkat barang.
- Hindari membawa beban terlalu berat pada satu sisi tubuh.
- Perbaiki postur tubuh saat duduk maupun bekerja.
- Lakukan peregangan secara berkala apabila bekerja di depan komputer dalam waktu lama.
- Rutin berolahraga untuk menjaga kekuatan otot dan fleksibilitas sendi.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, risiko cedera maupun gangguan pada bahu dapat dikurangi.
Ingin Berkonsultasi Seputar Kolesterol atau Kesehatan Jantung?
Beberapa keluhan, seperti nyeri bahu yang disertai nyeri dada, sesak napas, atau faktor risiko kolesterol tinggi, memerlukan perhatian lebih lanjut. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai kolesterol atau kesehatan jantung, tim Herbal Lancar siap membantu memberikan informasi yang Anda butuhkan.
Kapan Bahu Kanan Sakit Menjadi Tanda Kondisi Serius?
Sebagian besar kasus bahu kanan sakit disebabkan oleh gangguan pada otot atau sendi. Namun, pada kondisi tertentu, nyeri bahu juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Segera waspadai apabila nyeri bahu kanan disertai dengan:
- Nyeri dada atau rasa tertekan di dada.
- Sesak napas.
- Demam tinggi.
- Bahu tampak bengkak atau berubah bentuk.
- Tidak dapat menggerakkan bahu sama sekali.
- Mati rasa atau kelemahan pada lengan.
Apabila gejala-gejala tersebut muncul, sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Nyeri bahu kanan yang ringan umumnya dapat membaik dengan istirahat dan perawatan mandiri. Namun, apabila keluhan berlangsung lama, semakin berat, atau disertai gejala lain, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.
Segera berkonsultasi apabila Anda mengalami kondisi berikut:
- Nyeri bahu kanan yang tidak membaik setelah beberapa hari.
- Bahu terasa sangat nyeri hingga sulit digerakkan.
- Bahu tampak bengkak, kemerahan, atau berubah bentuk.
- Nyeri muncul setelah cedera atau kecelakaan.
- Disertai mati rasa, kesemutan, atau kelemahan pada lengan.
- Nyeri bahu disertai nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin.
Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab bahu kanan sakit dan menentukan penanganan yang sesuai, baik melalui obat-obatan, fisioterapi, maupun tindakan medis apabila diperlukan.
Kesimpulan
Penyebab bahu kanan sakit sangat beragam, mulai dari cedera otot, tendinitis, bursitis, frozen shoulder, osteoartritis, hingga gangguan pada organ tertentu. Oleh karena itu, penting untuk tidak langsung menyimpulkan penyebabnya tanpa pemeriksaan yang tepat.
Apabila nyeri berlangsung lama, semakin berat, atau disertai gejala seperti sesak napas maupun nyeri dada, segera konsultasikan dengan dokter. Penanganan yang dilakukan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi dan mempercepat proses pemulihan.
Jaga Kesehatan Jantung Bersama Herbal Lancar
Pada sebagian kasus, nyeri bahu dapat berkaitan dengan gangguan pada jantung, terutama jika disertai nyeri dada atau sesak napas. Menjaga kadar kolesterol tetap normal merupakan salah satu langkah penting untuk membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Teh Herbal Lancar dibuat dari perpaduan kunyit, jahe, ketumbar, kayu manis, dan kulit delima yang dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat untuk membantu memelihara kadar kolesterol tetap normal.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, maupun pengobatan dari tenaga medis. Jika Anda mengalami nyeri bahu kanan yang berat, berlangsung lama, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
FAQ Seputar Penyebab Bahu Kanan Sakit
Apa penyebab bahu kanan sakit yang paling sering terjadi?
Penyebab yang paling sering meliputi cedera otot, tendinitis, bursitis, frozen shoulder, dan osteoartritis. Namun, pada beberapa kasus, nyeri bahu juga dapat berkaitan dengan kondisi medis lainnya.
Apakah bahu kanan sakit bisa menjadi tanda penyakit jantung?
Pada sebagian kasus, nyeri bahu yang disertai nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin dapat berkaitan dengan gangguan jantung. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan medis sesegera mungkin.
Bagaimana cara meredakan bahu kanan sakit?
Istirahat, kompres dingin atau hangat, melakukan peregangan ringan, serta menghindari aktivitas yang memperparah nyeri dapat membantu meredakan keluhan. Jika nyeri tidak membaik, konsultasikan dengan dokter.
Kapan saya harus ke dokter karena bahu kanan sakit?
Segera periksakan diri apabila nyeri berlangsung lama, semakin berat, muncul setelah cedera, disertai bengkak, mati rasa, atau gejala seperti nyeri dada dan sesak napas.
Apakah bahu kanan sakit bisa dicegah?
Risiko bahu kanan sakit dapat dikurangi dengan menjaga postur tubuh yang baik, melakukan pemanasan sebelum berolahraga, menghindari mengangkat beban secara berlebihan, serta menjaga kekuatan dan fleksibilitas otot bahu.