Telapak tangan sering kebas merupakan keluhan yang cukup umum dialami oleh berbagai kalangan, baik orang yang bekerja menggunakan komputer, sering melakukan aktivitas berulang, maupun lansia. Sensasi kebas biasanya ditandai dengan rasa baal, kesemutan, atau berkurangnya kemampuan tangan untuk merasakan sentuhan. Meskipun terkadang hanya berlangsung sementara, kondisi ini juga dapat menjadi tanda adanya gangguan pada saraf atau penyakit tertentu yang memerlukan penanganan medis.
Dikutip dari Alodokter, telapak tangan yang sering kebas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari posisi tangan yang terlalu lama tertekan, kekurangan vitamin B, hingga gangguan saraf seperti carpal tunnel syndrome (CTS). Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.
Hal serupa juga dijelaskan oleh Halodoc bahwa tangan yang terasa kebas tidak boleh dianggap sepele, terutama jika keluhan muncul berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain seperti kelemahan otot, sulit menggenggam benda, maupun nyeri hebat. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti sekaligus mencegah komplikasi yang lebih serius.
Lantas, apa saja penyebab telapak tangan sering kebas? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan lengkap berikut.
Apa Itu Telapak Tangan Sering Kebas?

Telapak tangan sering kebas adalah kondisi ketika telapak tangan mengalami penurunan atau hilangnya sensasi sehingga terasa baal, kesemutan, seperti ditusuk jarum, atau bahkan mati rasa. Keluhan ini dapat terjadi pada salah satu tangan maupun keduanya, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Dikutip dari Halodoc, kebas terjadi karena adanya gangguan pada saraf yang bertugas mengirimkan sinyal antara tangan dan otak. Gangguan tersebut dapat bersifat sementara, misalnya akibat posisi tidur yang menekan saraf, atau menjadi tanda penyakit tertentu apabila berlangsung terus-menerus.
Pada sebagian orang, kebas hanya berlangsung beberapa menit dan akan hilang setelah posisi tangan berubah. Namun, jika sering kambuh atau disertai gejala lain, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan.
Gejala Telapak Tangan Sering Kebas
Gejala yang dirasakan setiap orang dapat berbeda-beda tergantung penyebabnya. Selain rasa kebas, beberapa keluhan lain yang juga sering muncul antara lain:
- Kesemutan seperti tertusuk jarum.
- Mati rasa pada telapak tangan atau jari.
- Sensasi panas atau terbakar.
- Nyeri yang menjalar hingga lengan.
- Tangan terasa lemah saat menggenggam benda.
- Sulit melakukan aktivitas yang membutuhkan gerakan halus, seperti menulis atau mengancingkan baju.
Menurut Halodoc, apabila kebas disebabkan oleh gangguan saraf, keluhan biasanya muncul secara berulang dan dapat semakin memburuk apabila tidak ditangani.
Penyebab Telapak Tangan Sering Kebas

Telapak tangan yang sering kebas dapat dipicu oleh berbagai kondisi. Ada penyebab yang bersifat ringan dan sementara, tetapi ada pula yang berkaitan dengan penyakit tertentu sehingga memerlukan pemeriksaan dokter.
Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Dikutip dari Alodokter, carpal tunnel syndrome merupakan salah satu penyebab paling umum telapak tangan sering kebas. Kondisi ini terjadi ketika saraf median yang melewati pergelangan tangan mengalami tekanan sehingga menimbulkan kebas, kesemutan, nyeri, hingga kelemahan pada tangan.
Risiko CTS lebih tinggi pada orang yang sering melakukan gerakan tangan berulang, seperti mengetik, menggunakan mouse, menjahit, atau mengoperasikan alat kerja tertentu.
Posisi Tangan Tertekan Terlalu Lama
Posisi tidur atau duduk yang menyebabkan tangan tertekan dalam waktu lama dapat menghambat aliran darah dan menekan saraf. Akibatnya, telapak tangan akan terasa kebas atau kesemutan. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan membaik setelah posisi tangan berubah.
Kekurangan Vitamin B
Vitamin B, terutama vitamin B12, berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf yang ditandai dengan kebas pada tangan maupun kaki.
Diabetes
Menurut Halodoc, kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati diabetik. Kondisi ini sering menimbulkan keluhan berupa kesemutan, kebas, hingga rasa terbakar pada tangan atau kaki.
Gangguan Sirkulasi Darah
Aliran darah yang tidak lancar juga dapat menyebabkan telapak tangan terasa kebas. Kondisi ini dapat dipicu oleh penyakit pembuluh darah, tekanan darah rendah, maupun paparan suhu dingin dalam waktu lama.
Cedera Saraf
Cedera pada leher, bahu, siku, atau pergelangan tangan dapat memengaruhi saraf yang menuju telapak tangan sehingga menimbulkan rasa kebas. Tingkat keparahannya bergantung pada lokasi dan jenis cedera yang dialami.
Faktor Risiko Telapak Tangan Sering Kebas
Setiap orang dapat mengalami telapak tangan kebas, tetapi ada beberapa kondisi yang membuat seseorang memiliki risiko lebih tinggi mengalami keluhan ini. Mengetahui faktor risiko dapat membantu Anda mengambil langkah pencegahan lebih awal.
Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko telapak tangan sering kebas.
Pekerjaan dengan Gerakan Berulang
Dikutip dari Alodokter, pekerjaan yang mengharuskan tangan melakukan gerakan berulang dalam waktu lama, seperti mengetik, menggunakan mouse komputer, menjahit, mengemudi, atau mengoperasikan mesin, dapat meningkatkan tekanan pada saraf di pergelangan tangan. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berisiko menyebabkan carpal tunnel syndrome (CTS).
Memiliki Penyakit Tertentu
Beberapa penyakit kronis dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan saraf yang memicu telapak tangan kebas, di antaranya:
- Diabetes melitus.
- Hipotiroidisme.
- Rheumatoid arthritis.
- Penyakit ginjal kronis.
Pada penderita diabetes, misalnya, kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan saraf atau neuropati diabetik.
Kekurangan Vitamin B
Vitamin B, terutama vitamin B12, memiliki peran penting dalam menjaga fungsi saraf. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan saraf tidak bekerja secara optimal sehingga memicu rasa kebas atau kesemutan pada tangan dan kaki.
Kehamilan
Wanita hamil juga berisiko mengalami telapak tangan kebas. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh penumpukan cairan yang menekan saraf pada pergelangan tangan. Meski sering kali membaik setelah melahirkan, ibu hamil tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter apabila keluhan terasa mengganggu.
Cara Mengatasi Telapak Tangan Sering Kebas

Penanganan telapak tangan yang sering kebas perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Jika keluhan hanya terjadi sesekali akibat posisi tangan yang kurang tepat, perubahan kebiasaan biasanya sudah cukup membantu. Namun, apabila kebas disebabkan oleh penyakit tertentu, diperlukan penanganan medis sesuai diagnosis dokter.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi telapak tangan sering kebas.
Istirahatkan Tangan
Apabila pekerjaan Anda melibatkan gerakan tangan yang berulang, usahakan untuk beristirahat setiap 30–60 menit. Peregangan sederhana pada jari, pergelangan tangan, dan lengan dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf.
Perbaiki Posisi Tangan
Posisi tangan yang kurang ergonomis saat bekerja maupun tidur dapat memicu kebas. Gunakan posisi yang nyaman dan hindari menekuk pergelangan tangan terlalu lama.
Penuhi Kebutuhan Vitamin
Dikutip dari Halodoc, kekurangan vitamin B12 dapat menjadi salah satu penyebab gangguan saraf. Mengonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin B, seperti telur, ikan, susu, dan daging tanpa lemak, dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Lakukan Olahraga Secara Rutin
Aktivitas fisik membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kesehatan saraf. Anda dapat memilih olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau senam sesuai kemampuan.
Konsultasikan dengan Dokter
Jika kebas terjadi berulang, semakin parah, atau disertai kelemahan pada tangan, segera konsultasikan dengan dokter. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah kerusakan saraf yang lebih serius.
Keluhan Telapak Tangan Sering Kebas Tak Kunjung Membaik?
Jangan abaikan keluhan kebas yang muncul berulang atau semakin mengganggu aktivitas. Konsultasikan kondisi Anda bersama tim Herbal Lancar untuk mendapatkan informasi mengenai pola hidup sehat serta penggunaan herbal yang dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat sesuai kebutuhan Anda.
Cara Mencegah Telapak Tangan Sering Kebas
Meskipun tidak semua penyebab telapak tangan kebas dapat dicegah, menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan saraf dapat membantu mengurangi risikonya.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Hindari Gerakan Berulang Terlalu Lama
Jika pekerjaan mengharuskan Anda mengetik atau menggunakan tangan secara terus-menerus, berikan waktu istirahat secara berkala untuk mengurangi tekanan pada saraf.
Terapkan Posisi Kerja yang Ergonomis
Pastikan posisi duduk, meja kerja, kursi, dan keyboard mendukung postur tubuh yang baik. Posisi ergonomis dapat membantu mengurangi tekanan pada pergelangan tangan.
Konsumsi Makanan Bergizi
Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin B kompleks, protein, antioksidan, serta mineral untuk membantu menjaga kesehatan saraf dan pembuluh darah.
Kelola Penyakit Kronis dengan Baik
Apabila Anda memiliki diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit kronis lainnya, lakukan kontrol rutin sesuai anjuran dokter agar risiko kerusakan saraf dapat diminimalkan.
Berolahraga Secara Teratur
Menurut Halodoc, olahraga tidak hanya membantu menjaga kesehatan jantung, tetapi juga memperbaiki sirkulasi darah yang berperan penting dalam menjaga fungsi saraf tetap optimal.
Kapan Harus ke Dokter?
Pada sebagian kasus, telapak tangan yang kebas dapat membaik dengan sendirinya setelah posisi tangan diubah atau setelah beristirahat. Namun, jika keluhan muncul berulang atau disertai gejala lain, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Dikutip dari Alodokter dan Halodoc, Anda dianjurkan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami kondisi berikut:
- Telapak tangan sering kebas tanpa penyebab yang jelas.
- Kebas tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat.
- Kebas disertai nyeri hebat pada tangan, pergelangan tangan, atau lengan.
- Tangan terasa lemah hingga sulit menggenggam atau mengangkat benda.
- Kebas terjadi setelah mengalami cedera.
- Keluhan disertai pusing, sulit berbicara, wajah menurun pada salah satu sisi, atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh karena dapat menjadi tanda kondisi darurat, seperti stroke.
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, pemeriksaan penunjang seperti tes darah, elektromiografi (EMG), atau pemeriksaan pencitraan untuk mengetahui penyebab telapak tangan yang sering kebas.
Kesimpulan
Telapak tangan sering kebas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari posisi tangan yang tertekan terlalu lama, kekurangan vitamin B, hingga gangguan saraf seperti carpal tunnel syndrome atau penyakit kronis seperti diabetes. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebabnya agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.
Apabila keluhan hanya terjadi sesekali, perubahan gaya hidup seperti menjaga posisi tangan, beristirahat saat bekerja, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga dapat membantu mengurangi risikonya. Namun, jika kebas terjadi berulang, semakin parah, atau disertai gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Lengkapi Gaya Hidup Sehat Bersama Herbal Lancar
Menjaga kesehatan tubuh memerlukan pola hidup sehat yang dilakukan secara konsisten, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, hingga mencukupi waktu istirahat. Untuk melengkapinya, Anda juga dapat mengonsumsi Teh Herbal Lancar sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari.
Teh Herbal Lancar dibuat dari perpaduan kunyit, jahe, ketumbar, kayu manis, dan kulit delima yang dapat menjadi pelengkap gaya hidup sehat untuk membantu memelihara kadar kolesterol tetap normal.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bertujuan sebagai edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis, pemeriksaan, maupun pengobatan dari tenaga medis. Jika Anda mengalami telapak tangan yang sering kebas, terutama apabila keluhan berlangsung lama, semakin parah, atau disertai gejala lain, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
FAQ Seputar Telapak Tangan Sering Kebas
Apakah telapak tangan sering kebas berbahaya?
Tidak selalu. Kebas dapat terjadi karena posisi tangan yang tertekan terlalu lama. Namun, jika keluhan muncul berulang, berlangsung lama, atau disertai kelemahan pada tangan, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter karena dapat menjadi tanda gangguan saraf atau penyakit tertentu.
Apa penyebab telapak tangan sering kebas?
Penyebabnya beragam, mulai dari carpal tunnel syndrome, kekurangan vitamin B12, diabetes, gangguan sirkulasi darah, hingga cedera saraf. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya.
Bagaimana cara mengatasi telapak tangan yang sering kebas?
Penanganan disesuaikan dengan penyebabnya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain mengistirahatkan tangan, memperbaiki posisi kerja, memenuhi kebutuhan vitamin, rutin berolahraga, dan berkonsultasi dengan dokter apabila keluhan tidak membaik.
Kapan harus ke dokter jika telapak tangan sering kebas?
Segera periksa ke dokter jika kebas terjadi terus-menerus, semakin parah, disertai nyeri hebat, tangan terasa lemah, atau muncul bersama gejala lain seperti sulit berbicara dan kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
Apakah telapak tangan sering kebas bisa dicegah?
Ya. Risiko telapak tangan sering kebas dapat dikurangi dengan menjaga posisi kerja yang ergonomis, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan vitamin B, dan mengelola penyakit kronis seperti diabetes dengan baik.